puisi yang pernah q baca dengan brrrr…..

3 Comments

kemarin pas kapan ya… q da ikut baca puisi religius di aula museum banjarbaru. judulnya NAMAKU AIR, karya Muhammad Tajjudin… parah bener tue kemarin bacanya… sangat2 gu2p… ne dia puisinya

NAMAKU AIR. AKU MENGALIR DALAM TUBUH SUNGAI MENGARAK ROHKU DARI HULU FIRMAN-MU MENUJU LAUT. AKU MEMASUKI TULANG BADAI. AKU BERGUNCANG BERSAMA IKAN-IKAN YANG LAPAR. MERINDU. MENARI-NARI HINGGA GILA. AKU MUNTAH DAN BERPUTAR MENGELILINGI LUKISAN KOSONG. NAMAKU TETAP AIR. BERTAPA DALAM CAHAYA MATAHARI. LALU AKU MENJELAJAH MENAPAK LANGIT. TUBUHKU DISAPA ANGIN. LEBUR MENGIKUTI MUSIM. BERMANJA-MANJA DALAM CUACA, AKU MENUNGGAL DALAM UDARA. BERJALAN BERSAMA ARAKAN AWAN. AKU LETIH. MENJELMA MENDUNG. AKU AKAN KEMBALI KE KELAHIRAN ABADI. MAKA NAMAKU KINI HUJAN. AKU BERJALAN, AKU AIR YANG KEKAL DALAM TUBUH POHON. AKU TIDUR DI AKAR-AKAR. AKU JUGA MENJELMA BUNGA.

keren kan puisinya, tapi sayangnya q gugup, jadinya lidahnya jadi ribet deh bacanya… tapi gpp… yang penting pernah baca… wkwkwkwkw

senin ne UN

Leave a comment

akhirnya UN lagi. banyak yang ngerasa ngeri menghadapi UN. padahal sih klo sudut pandangnya tentang ujian tu berubah mungkin sulitnya ujian jg bakal teratasi. selama ini belajar sering dianggap beban, baca beban, padahal selaku umat islam ujian tu biasa. malah klo gak diuji berarti blom dianggap layak untuk di lempar ke dunia usaha.
met UN yaaa… jar ALLAH SWT, ikhtiar dulu baru berdoa. n pede.

hhuuuhh…

Leave a comment

kemarin tes2 ganti header, tau2 jelek semua, jadi terpaksa balik ke header asli. tau ne… dah di ganti siy… tau jadi nggaknya. tu foto kami di keraton yogya.. mudahan aja.. amin

header q ganti!

Leave a comment

yehehehehe… senangnya, akhirnya bisa juga masukin gambar di header web.. itu foto kita pas jalan2 studi banding ke jawa bulan april tahun lalu, yang cuma diikutin 7 biji aja. settingnya kawanan gunung bromo cs. sayang banget banyak yang gak ikut… jangan nyesel ya fren salah sendiri sok mikir dalem2… hehehe… jahat ne q… xixixi..
ok deh cuma ngasih tau betapa senangnya hatiku punya header baru aja kuk.. dadawahhh

Visit South Kalimantan 2009

Leave a comment

Ketika saya pergi ke Banjarbaru dengan menumpang angkot secara estafet dari Kayu Tangi-PDAM-Gambut-Landasan Ulin-Liang Anggang-Banjarbaru-Kelapa gading permai untuk mengambil draft skripsi, saya bertemu dengan seorang bapak-bapak keturunan Cina yang sedang asyik berceloteh tentang kondisi daerah Banjarmasin, Banjarbaru, dan Landasan Ulin. Beliau juga menekankan pentingnya pendidikan kepada ibu-ibu yang ada dalam angkot. Ketika akan pulang kembali ke Banjarmasin, saya bertemu lagi dengan beliau, dalam perjalanan Banjarbaru-Landasan Ulin lagi-lagi beliau bercerita tentang pengalamannya waktu ke Bunaken dan bertemu dengan turis-turis. Beliau bertanya kepada sang turis kenapa tidak datang ke Banjarmasin, si turis menjawab ada beberapa alasan, yang pertama adalah masalah security, atau keamanan. menoleh sedikit, dompet raib atau kamera hilang. Kemudian harga yang mendadak mahal ketika turis datang, padahal hari biasa tidak begitu, dan yang pasti diketahui adalah adanya travel warning : untuk tidak mengunjungi Indonesia bagian mana pun -si beautiful dangerous- karena kemungkinan ada teroris, juga karena muka kita yang dibilang criminal face.
Demikian 3 fenomena yang ada di Banjarmasin dan mungkin ditempat lain bila ada bule yang berkunjung. Masalah security, harga yang tidak bersahabat, dan muka kriminal karena jarang senyum yang menyebabkan turis enggan berkunjung ker tempat kita.
Kadang ketika ada even budaya seperti Visit South Kalimantan 2009 sepertinya yang siap adalah lembaga-lembaga yang bersangkutan saja. Padahal selaku kota yang dulunya memiliki bandar semestinya seluruh lapisan masyarakat memiliki kesiapan dikunjungi dan tidak mengecewakan pengunjung dengan masalah keamanan, harga, dan wajah yang tidak bersahabat. kan kalo mereka senang, bisa datang lagi, lumayan nambah devisa.
Baiknya pemerintah daerah mensosialisasikan even2 semacam ini kepada masyarakat yang mungkin bersentuhan dengan para turis melalui siaran tv lokal, radio, dan media lain dan cara menyambut mereka dengan jaminan keamanan barang-barang mereka, harga biasa, dan wajah bersahabat.

Untuk menyambut visit South Kalimantan 2009, euy urang Banjar tampaiakan muha wan kurihing kita nang raja barang!
Welcome in Banjarmasin…

Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.